๐๐๐๐๐ ๏ธ ๏ธ @rekailusi โข Just Now
Dibanding dengan mencari kerja di perusahaan setelah lulus, Davine memilih menggeluti usaha kecil-kecilannya yang ia rintis sejak tahun ketiga kuliahnya, yaitu membuka jasa laundry.Berawal dari kurangnya isi dompet untuk nongkrong bersama kawan namun terlampau malu meminta kepada orang tua, ia pun memulai membuka jasa laundry kecil-kecilannya. Pelanggannya pun dulunya hanya teman-teman masa kuliahnya yang terhitung malas mencuci. Dengan modal mesin cuci dan setrika listrik milik sang ibu, ternyata usahanya kian laris hingga ia bisa membayar kuliahnya meski hanya 50%. Lumayan.Semakin hari usahanya semakin berkembang, berbekal iklan mulut ke mulut oleh teman-teman, kini tetangga-tetangganya yang sibuk pun menjadi pelanggan tetapnya.Kini, ia punya โkantorโ yang ia bangun dari penghasilannya sendiri, letaknya tepat di depan rumahnya, peralatan pendukungnya pun sudah banyak dan mumpuni mengingat usahanya semakin laris. Selain itu, ia memiliki karyawan-karyawan yang siap sedia membantu meski terkadang ia terjun ke lapangan untuk sekadar menyortir pakaian atau mengantarkannya ke pelanggan.